Coretan Hafidz341

Berapa Sih Gaji Ayah?

Posted by: hafidz341 on: November 15, 2011

Seperti biasa Rudi, kepala cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta, tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya, Imron, putra pertamanya yang baru duduk di kelas dua SD yang membukakan pintu. Ia nampaknya sudah menunggu cukup lama.

“Kok, belum tidur?” sapa Rudi sambil mencium anaknya.

Biasanya, Imron memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari.

Sambil membuntuti sang ayah menuju ruang keluarga, Imron menjawab, “Aku nunggu Ayah pulang. Sebab aku mau tanya berapa sih gaji Ayah?”

“Lho, tumben, kok nanya gaji Ayah? Mau minta uang lagi, ya?”

“Ah, enggak. Pengen tahu aja.”

“Oke. Kamu boleh hitung sendiri. Setiap hari Ayah bekerja sekitar 10 jam dan dibayar Rp 400.000,-. Dan setiap bulan rata-rata dihitung 25 hari kerja, Jadi, gaji Ayah dalam satu bulan berapa, hayo?”

Imron berlari mengambil kertas dan pensilnya dari meja belajar, sementara ayahnya melepas sepatu dan menyalakan televisi. Ketika Rudi beranjak menuju kamar untuk berganti pakaian, Imron berlari mengikutinya.

“Kalau satu hari ayah dibayar Rp 400.000,- untuk 10 jam, berarti satu jam ayah digaji Rp 40.000,- dong,” katanya.

“Wah, pinter kamu. Sudah, sekarang cuci kaki, bobok,” perintah Rudi.

Tetapi Imron tak beranjak.

Sambil menyaksikan ayahnya berganti pakaian, Imron kembali bertanya, “Ayah, aku boleh pinjam uang Rp 5.000,- nggak?”

“Sudah, nggak usah macam-macam lagi. Buat apa minta uang malam-malam begini? Ayah capek. Dan mau mandi dulu. Tidurlah.”

“Tapi, Ayah…” Kesabaran Rudi habis.

“Ayah bilang tidur!” hardiknya mengejutkan Imron.

Anak kecil itu pun berbalik menuju kamarnya. Usai mandi, Rudi nampak menyesali hardikannya, Ia pun menengok Imron di kamar tidurnya. Anak kesayangannya itu belum tidur. Imron didapatinya sedang terisak-isak pelan sambil memegang uang Rp 15.000,- di tangannya.

Sambil berbaring dan mengelus kepala bocah kecil itu, Rudi berkata, “Maafkan Ayah, Nak. Ayah sayang sama Imron. Buat apa sih minta uang malam-malam begini? Kalau mau beli mainan, besok’ kan bisa. Jangankan Rp 5.000,- lebih dari itu pun ayah kasih.”

“Ayah, aku nggak minta uang. Aku pinjam. Nanti aku kembalikan kalau sudah menabung lagi dari uang jajan selama minggu ini.”

“Iya, iya, tapi buat apa?” tanya Rudi lembut.

“Aku menunggu Ayah dari jam 8. Aku mau ajak Ayah main ular tangga. Tiga puluh menit saja. Ibu sering bilang kalau waktu Ayah itu sangat berharga. Jadi, aku mau beli waktu ayah. Aku buka tabunganku, ada Rp 15.000,-. Tapi karena Ayah bilang satu jam Ayah dibayar Rp 40.000,-, maka setengah jam harus Rp 20.000,-. Duit tabunganku kurang Rp 5.000,-. Makanya aku mau pinjam dari Ayah,” kata Imron polos.

Rudi terdiam. Ia kehilangan kata-kata. Dipeluknya bocah kecil itu erat-erat.

sumber: http://beritaku.webkios.info/beli-waktu-ayah/

NB: Tulisan di atas mengingatkanku akan kehadiran tiga jundullah kecilku. Ghozi, Fawwaz, dan Zian. pertanyaannya, sudahkan kuberikan waktu khusus untuk bermain dengan mereka? waktu khusus untuk melihat perkembangan mereka di depan mata, bukan dari cerita? waktu khusus untuk mendidik mereka agar menjadi bagian dari pejuang islam kelak?

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

T-4 Coret-Corat Koe

Salam kenal bagi yang belum kenal. Met jumpa lagi bagi yang udah kenal. Semoga Allah selalu bersama kalian.... Btw, blog ini dibuat semata-mata untuk nampung tulisan-tulisanku pas lagi kepengen. Makanya mohon maaf banget kalo nggak ada artikel/tulisan yang kalian cari di blog ini.

Statistik blogku

  • 20,364 klik!

Asal Tamuku

Foto-Fotoku

PICT0363

PICT0433

PICT0432

PICT0431

PICT0429

More Photos

RSS Majalah Remaja Islam D’Rise

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Hafidz341.com

  • Tablet PC yang Seksi Februari 18, 2012
    [D'Rise-#014] Ringan dibawa, lengkap fiturnya, dan tampilan keren punya. Tiga syarat inilah yang sering dipake buat nilai kecanggihan sebuah teknologi yang baru nongol. Dan kayanya, Tablet PC layak ikut audisi. Bayangin aja, dengan ukurannya yang portable seukuran buku, cukup ringan masuk tas. Belon lagi dilengkapi sistem operasi terbaru yang memanjakan […]
  • Hacker: Dedemit Maya Pencari Mangsa Februari 7, 2012
  • Evolusi Ponsel: From Jadul to Unggul Februari 6, 2012
  • Koneksi Internet: Dimana Aja, Kapan Aja Februari 4, 2012
    [D'Rise#09]Hari gini, kemudahan yang ditawarkan teknologi informasi, ngasih kesempatan ke semua orang dan semua golongan untuk eksis di dunia maya. Menjamurnya warnet dan koneksi internet via ponsel bikin kegiatan surfing, browsing, and chatting jadi kegiatan harian. Kalo pepatah bilang banyak jalan menuju roma, untuk urusan koneksi internet, banyak jal […]
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.