//
you're reading...
Keep on Spirit!

Paku

Tesebutlah seorang anak yang doyan ngomel bin marah-marah. Emosinya gampang sekali terpancing. Ayahnya risau juga ngeliat perilaku anaknya. Biar nggak keterusan, si ayah ngasih sekantong paku dan palu. Dia minta anaknya untuk memakukan paku di pagar kayu belakang rumah setiap kali marah. Biar ada penyalurannya.

Hari pertama, hasilnya mulai keliatan. Si anak udah memalu 50 paku. Kebayang nggak sih, dalam satu hari aja emosinya sampe nongol ke permukaan sebanyak 50 kali. Lama kelamaan, paku yang dipalu makin berkurang. Si anak ngerasa, mendingan nahan amarah daripada mesti memalu paku di pagar. Udah mah perlu tenaga, resikonya jari bisa kena palu. Wadaw!

Akhirnya si anak sampai pada hari dimana tidak ada paku yang dia palu ke pagar kayu. Itu berarti dia udah berhasil meredam emosinya setiap kali marah. Dia sampaikan berita baik ini kepada ayahnya. Sang ayah seneng banget dengernya. Terus, beliau minta anaknya untuk mencabut paku yang udah dia palu setiap kali dia bisa tahan emosinya. Phew!

Hari-hari berlalu. Akhirnya si anak berhasil mencabut semua paku, terus ngasih tau ayahnya. Lalu mereka berdua menuju pagar kayu di belakang rumah. “kamu berhasil anakku. Tapi, coba lihat deh, lubang-lubang paku itu bikin pagar kayu nggak sama seperti semula. Saat kamu marah, terus nyolot dan mencak-mencak, kata-katamu akan membekas seperti lubang ini…. di hati orang lain. Nggak peduli berapa kali kamu meminta maaf, seperti saat mencabut paku, lubang itu tetap ada. Dan luka karena kata-kata sama buruknya dengan luka fisik”

Pren, karena itulah Islam ngewanti-wanti kita untuk hati-hati dalam berbicara. Baik saat marah maupun saat bercanda. Karena kalo teman kita tersinggung, repotnya nggak cuman di dunia tapi juga di akhirat. Makanya Rasul bilang, “berkatalah yang baik, atau diam”. Yuk![]

About Hafidz341

Seorang islamic writepreneur yang suka menulis ttg dunia remaja dan Islam. Saat ini memegang amanah Pimpinan Redaksi Majalah Remaja Islam Drise (http://drise-online.com). Selain penulis, jebolan STIKOM Binaniaga Bogor ini juga dikenal sebagai praktisi internet dan sosmed marketing serta owner Ghofaz Computer.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Follow me on Twitter

%d blogger menyukai ini: