//
you're reading...
Surat Pembaca

Solidaritas Untuk Korban Lumpur Lapindo

Setelah berlangsung hampir 2 tahun, teriakan penduduk yang rumahnya tergenang lumpur PT. Lapindo di Sidoarjo ini mungkin sudah hampir habis. Tapi semangat mereka menagih janji dari pihak Lapindo untuk membayar ganti rugi yang menjadi hak mereka masih tetap membara sampai sekarang. Tapi sayang, alih-alih segera terselesaikan, tuntutan mereka hanya membentur tembok birokrasi. Bahkan hidup mereka terkatung-katung di pengungsian dengan kehidupan yang tidak layak karena minimnya berbagai sarana yang disediakan. Padahal hidup di pengungsian bukan kehendak mereka.

Sayangnya, sikap dari para anggota dewan kita yang ada di kursi terhormat (DPR) justru menambah saudara-saudara kita di Porong Sidoarjo ini sakit hati. Pernyataan DPR yang mengalihkan penanganan kasus lumpur Lapindo ini menjadi kasus bencana alam dan bukan kesalahan PT. Lapindo membuat para korban lumpur geram. Tak heran jika akhirnya para korban lumpur Lapindo memblokir tempat-tempat umum dengan membuat barikade agar tuntutan mereka segera dipenuhi. Pemerintah menyayangkan sikap yang mereka ambil ini, alasannya karena merugikan ketertiban umum. Para korban seharusnya berempati pada orang lain, dan bukan malah menambah masalah.

Kalau ada tuntutan berempati kepada orang lain, kenapa pemerintah dan pihak yang bertanggung jawab dalam masalah ini tak mau berempati pada mereka? Bukankah para korban adalah warga negara yang sah sama seperti warga yang lain di negeri ini? Dengan mengalihkan status kasus lumpur lapindo menjadi bencana alam berarti pihak-pihak terkait yang seharusnya bertanggung jawab, terutama PT. Lapindo, berlepas tangan dari masalah ini. Dan para korban diharapkan menerima bencana ini dengan sabar dan ikhlas. Sedangkal itukah solusi yang ditawarkan bagi para korban?

Kalau memang seperti itu adanya, jangan salahkan para korban yang terzalimi itu jika mereka bertindak lebih dari sekedar aksi blokade jalan. Tak ingatkah pemerintah dan pihak PT. Lapindo akan hadits rasul yang menyatakan doa orang-orang yang terzalimi itu makbul di hadapan Allah swt.?[]

Melani
Ibu Rumah Tangga
Jl. Raya Tajur Gg. Muara I Kel. Sindangrasa
Bogor Timur

About Hafidz341

Seorang islamic writepreneur yang suka menulis ttg dunia remaja dan Islam. Saat ini memegang amanah Pimpinan Redaksi Majalah Remaja Islam Drise (http://drise-online.com). Selain penulis, jebolan STIKOM Binaniaga Bogor ini juga dikenal sebagai praktisi internet dan sosmed marketing serta owner Ghofaz Computer.

Diskusi

One thought on “Solidaritas Untuk Korban Lumpur Lapindo

  1. Terima kasih atas empati yang ibu tunjukkan pada upaya2 yang kami lakukan untuk menuntut hak kami. Mudah-mudahan masih banyak bangsa Indonesia yang masih punya hati nurani dan kejernihan nalar seperti Ibu sehingga tidak termakan pembentukan opini di media yang gencar disuarakan oleh pemilik modal, dan diamini oleh pemerintah, DPR bahkan pengadilan.

    salam dari Sidoarjo

    korbanlapindo

    Posted by korbanlapindo | 11/04/2008, 07:04

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Follow me on Twitter

%d blogger menyukai ini: