//
you're reading...
Buletin Bukamata

021. Hari Ngibul Sedunia

Orang-orang yang suka berkata jujur mendapatkan tiga hal: kepercayaan, cinta, dan rasa hormat. (Saidina Ali bin Abi Thalib)

Bete, kesel, marah, plus ngamuk-ngamuk adalah reaksi wajar saat kamu dikerjain atawa kena tipu ama orang lain. Apalagi kalo penipuan itu dilakukan oleh orang dekat seperti sahabat atau kerabat. Pastinya kamu nggak habis pikir kok bisa mereka berbuat sejahat itu. Tapi lain ceritanya kalo penipuan itu terjadi di awal bulan April. Mimik wajah kita yang tadinya merah padam menahan amarah bisa tiba-tiba berubah menjadi sumringah setelah sang penipu mengeluarkan mantra ajaibnya, ‘April Mop!’. Waduh, kena deh!

Yup, meski bukan tanggal merah dan nggak ada keterangannya di almenak, 1 April dikenal masyarakat sebagai hari April Mop. Hari dimana kita ’boleh’ ngerjain dan bikin panik orang lain. Dengan syarat, hanya dilakukan tanggal 1 April dan sang korban juga ngeh dengan perayaan April mop. Ya iya dong, kalo korban nggak nyadar, bisa-bisa doi marah abis. Apalagi kalo aksi April Mop berakibat fatal sampe makan korban harta atau malah korban jiwa, bakal berurusan dengan pengadilan. Niatnya cuman bercanda, eh malah masuk penjara. Kan berabe tuh!

Makanya, sebelum beraksi, aktivis April mop biasanya nyocokin dulu antara tingkat kejahatan, eh kejahilannya dengan korban yang diincer. Kalo aksinya lumayan ekstrem, orang-orang deket yang dipilih sebagai korban. Biar gampang minta maaf dan kalo urusannya panjang bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Tapi kalo aksinya ecek-ecek atau cuman bikin panik sesaat, siapa pun bisa jadi korban. Waspadalah…waspadalah…waspadalah!

Korban pun Berjatuhan

Dari tahun ke tahun, korban lelucon April mop terus berjatuhan. Ada yang kecewa, ada juga yang tertawa. Ada yang korbanya cuman personal, ada juga yang korbannya massal. Ini yang bikin heboh. Nggak heran kalo dokumentasi kisah korban-korban April mop tersimpan rapi di situs museumofhoaxes.com.
Salah satu kelakar yang sukses disiarkan media adalah yang pernah dilansir Panorama, acara TV BBC Inggris di tahun 1957. Penyiarnya mengatakan musim semi datang lebih awal tahun ini, dengan demikian panen spaghetti atau mi Itali itupun siap lebih awal. Laporan ini disertai video yang menggambarkan wanita petani yang sedang memanen spaghetti langsung dari pohon. Tak lama setelah ditayangkan, BBC kebanjiran telepon yang menanyakan di mana persisnya acara panen itu dan dimana mereka bisa membeli pohon spaghetti! Hehehe.. kena deh!

Sebuah rilis pers disebar ke berbagai media pada tahun 2000 yang isinya mengumumkan adanya event tahunan Parade April Fool’s Day New York ke-15. Meski jelas-jelas ada kata-kata ‘April Fool’ dalam titel rilis tersebut, namun media sebesar CNN mempercayainya dan mengirimkan kru film untuk meliput parade bohongan itu. Hehehe.. kena deh!

1 April 2005. Di Australia siaran TV Seven Network memberitakan, bahwa para pemirsa TV sekarang ini bukan hanya sekedar bisa melihat tayangan gambar bunga saja di layar kacanya, melainkan juga sudah dapat mencium harumnya bunga tersebut. Teknik canggih ini disebut Smell-o-Vision. Akibatnya jutaan pemisra menempelkan hidungnya ke layar kaca mereka dengan harapan bisa mencium gambar bunga yang ditayangkan. Hehehe.. kena deh!

Masih dalam kemeriahan April Mop. Di Jerman, kantor Telkom setempat pernah dibuat pusing, karena diberitakan bahwa terorist telah mampu memasukan bom peledak secara digital. Virus Bom Peledak itu masuk ke dalam pesawat telpon, setelah anda menelpon keluar kota. Berdasarkan ultimatum dari sang terorist, pada pkl 18.00 sore waktu setempat bom akan meledak. Cara satu-satunya untuk memunahkan atau melumpuhkan ledakan bom tersebut ialah dengan memasukan telpon anda ke dalam ember penuh dengan air. Akibatnya ribuan telpon setempat jadi rusak, karena terendam air dalam ember. Hehehe.. kena deh!

Gara-gara April Mop, banyak yang meragukan informasi ‘unik’ yang disebar sekitar awal April. Akibatnya cukup fatal kalo ternyata beritanya itu bener. Seperti yang terjadi pada 1 April 1946. Tsunami gempa yang menimpa Pulau Aleutian telah membunuh 165 orang di Hawaii dan Alaska mereka nggak percaya berita akan kedatangan tsunami tersebut. Tuh kan!

Asal Muasal April Mop

April Mop alias April Fools diduga mulai diperingati pada abad ke 16 di Perancis,. Menurut keterangan pada website USIS dulu, awal tahun baru itu jatuh pada tgl 1 April. Kemudian th 1562, Paus Gregory memperkenalkan kalender baru yang tahunnya diawali bulan Januari. Tetapi ada beberapa kalangan yang belum dengar atau tidak percaya adanya perubahan ini. Jadi mereka terus memperingati tahun baru pada tanggal 1 April. Orang-orang inilah yang disebut April Fools atau secara harafiah berarti orang2 yang tertipu di bulan April.

Teori lain yang dimuat The Washington Post mengatakan tradisi ini dimulai pada jaman Romawi kuno. Saat orang merayakan festival Ceres awal April. Ceres adalah dewi panen yang putrinya diculik Pluto, dewa dunia gaib. Ceres diceritakan mengikuti gema suara teriakan anaknya, hal yang mustahil, sebab gema sangat sulit dicari sumber asalnya. Sehingga Ceres dikatakan melaksanakan “a fools errand” atau tugas orang bodoh.

Di Perancis, April Mop disebut Poisson d’avril atau ikan April. Mereka percaya ikan kecil itu gampang tertangkap atau tertipu.Di Skotlandia istilahnya April gowk, yang berarti burung tekukur yang disana melambangkan kepolosan. Di sana, April Fools Day malah diperingati selama dua hari. Hari kedua khusus untuk meledek anggota badan dan disebut Taily Day. Oke2 aja kalau anda menempel tulisan “Kick Me” pada bokong teman anda. Waduh!

Bagi kita sebagai Muslim, April mop lumayan sensitif. Lantaran ada yang menuliskan asalah-muasalnya dikaitkan dengan pembantaian Umat Islam di Spanyol dulu. Versi lengkapnya seperti tercantum dalam buku “Valentine Day, Natal, Happy New Year, April Mop, Halloween: So What?”. Tepatnya tahun 1487 atau bertepatan dengan 892 H. Seluruh Muslim Spanyol habis dibunuh dengan kejam di sebuah pelabuhan. Darah menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah kehitam-hitaman. Tragedi ini bertepatan dengan tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati oleh dunia Kristen setiap tanggal 1 April sebagai April Mop (The Aprils Fool Day). (Rizki Ridyasmara, Pustaka Al-kautsar, 2005)

Belakangan, ada yang menolak pemberitaan yang mengkaitkan April Mop dengan pembantaian Umat Islam di Spanyol tahun 1487. Seperti tertulis dalam site IslamTomorrow.com. Salah satu alasan penolakannya adalah kejanggalan tanggal jatuhnya kekuasaan Islam di Spanyol. Dalam berita yang tersebar tercatat 1 April 1487. Sementara fakta sejarah Muslim Spanyol menuliskan tanggal 12 Januari 1492. Dan perayaan April Mop sendiri baru populer lebih dari 50 tahun sesudah jatuhnya kekuasaan Islam di Spanyol. Makanya pemberitaan itu dianggap sebagai hoax alias cerita bohong. Nah lho!

Pren, terlepas dari versi mana yang bisa dipercaya untuk menjelaskan kelahiran April Mop, cukup bagi kita mengetahui kalo budaya hari ngibul sedunia itu bukan budaya Islam. Sehingga sangat beralasan bagi kita untuk nggak ikut melestarikan perayaan April Mop. Karena itu bisa mencoreng status keislaman kita. Seperti diingatkan Rasul dalam sabdanya:

“Barangsiapa yang menyerupai (bertasyabuh) suatu kaum, maka ia termasuk salah seorang dari mereka.” (HR. Abu Dawud, Ahmad, dan Ath-Thabrani). Jangan lupa tuh!

Jangan Rusak Kepercayaan Orang

Sekedar ngingetin, aturan Islam yang mulia sangat menghargai kepercayaan orang yang diberikan pada kita. Artinya, berbohong selain yang dibolehkan syara termasuk perbuatan tercela dan bisa tergolong munafik. Nggak hanya saat April Mop, tapi dimana aja, kapan aja, dan kepada siapa aja. Allah SWT berfirman:

Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka Itulah orang-orang pendusta. (QS. An-Nahl [16]: 105)

Rasulullah SAW pun menegaskan dalam sabdanya:

“Empat hal jika semuanya ada pada seseorang ia adalah munafik semurni-murninya munafik. Jika satu di antara yang empat itu ada pada dirinya maka padanya terdapat saru sifat kemunafikan hingga ia dapat membuangnya; Jika berbicara ia berduta, jika diberi amanah ia khianat, jika berjanji ia melanggar dan jika membantah ia berbohong.” (HR. Bukhori Muslim)

Emang sih dalam Islam ada juga bohong yang dibolehkan. Tapi kayanya, berdusta untuk ngerjain orang, bikin orang panik, atau mensukseskan perayaan April mop, nggak termasuk yang dibolehin deh. Rasul bersabda:

“Wahai manusia, apa yang mendorong kalian terus menerus dalam dusta, seperti halnya laron yang berpuar mengitari api. Setiap dusta pasti akan ditatat atas anak Adam, kecuali dalam tiga perkara, yaitu suami yang berdusta kepada istrinya agar menyukainya; seseorang yang berdusta untuk melakukan tipudaya dalam peperangan; dan seorang yang berdusta antara dua orang muslim karena ingin mendamaikan keduanya.” (HR. Ahmad)

Apalagi sampe bawa-bawa nama Allah atau hukum Islam untuk meyakinkan korban April Mop. Jangan kepikiran deh. Soalnya nama Allah atau hukum Islam bukan untuk dipake lelucon. Kalo tetep ngeyel, kejadianya bisa kaya cerita seorang teman di sebuah blog. Seorang suami yang suka jahil tentang agama, telah mengucapkan, ‘Aku ceraikan kamu dengan talak 3’ pada isterinya dengan niat untuk bercanda. Isterinya yang pada mulanya tercengang-cengang terus meraung, kemudian si suami dengan muka tanpa dosa mengucapkan ‘April MOP!!’. Setelah itu, giliran si suami pula untuk meraung saat diberitahu bahwa talak yang dilafazkan tersebut telah jatuh!!!. Tuh Kan?!

Pren, meski cuman lelucon, ternyata dusta bin bohong itu berat resikonya. Di dunia, kita bisa kehilangan kepercayaan dari orang-orang dekat yang jadi korban. Padahal kepercayaan orang pada kita tuh mahal banget harganya. Nggak akan pernah cukup dibayar hanya dengan permintaan maaf atau mantra ajaib, April Mop!

Di akherat, kebohongan kita yang bikin panik orang lain tuh ada itung-itungannya lho. Rasul mengingatkan kita dalam sabdanya: “Sesungguhnya dusta itu akan mengantarkan pada kejahatan, dan kejahatan akan mengantarkan ke neraka. Jika seseorang membiasakan diri dalam kedustaan maka akan dicatat di sisi Allah sebagai pendusta.” (Mutafaq ‘alaih). Makanya, dont be a fool in April Fool Days! [hafidz341@gmail.com]

About Hafidz341

Seorang islamic writepreneur yang suka menulis ttg dunia remaja dan Islam. Saat ini memegang amanah Pimpinan Redaksi Majalah Remaja Islam Drise (http://drise-online.com). Selain penulis, jebolan STIKOM Binaniaga Bogor ini juga dikenal sebagai praktisi internet dan sosmed marketing serta owner Ghofaz Computer.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Follow me on Twitter

%d blogger menyukai ini: