//
you're reading...
Keep on Spirit!

Result atau Reason

Result artinya hasil. Dan reason biasa diartikan alasan. Meski beda arti, sebenarnya kedua kata ini punya kesamaan lho. Sama-sama dipake untuk mengukur keseriusan seseorang ketika mengemban amanah.
Kalo dibuat garis mendatar, result tempatnya di atas garis. Sementara reason posisinya di bawah garis. Orang manajemen bilang, garis mendatar itu adalah petunjuk kesuksesan. Orang yang pengen sukses, dia akan selalu berusaha ngasih hasil atas tugas yang diembannya. Sebaliknya, orang yang ogah sukses, bakal ngasih alasan atas tugas yang dipikulnya.

Orang yang sukses dia bakal melihat hambatan sebagai kawan yang mendorongnya untuk cari jalan lain agar hasilnya bisa maksimal. Sebaliknya, orang yang ogah sukses melihat hambatan sebagai lawan yang cukup kuat untuk dijadikan sebagai alasan kegagalannya.

Saya punya montir langganan, namanya mang ujang. Doi bukan berlatar belakang pendidikan automotif. Tapi kepiawaiannya dalam betulin mesin motor, memuaskan semua pelanggannya. Sebelum jadi montir handal, cuman keinginan kuat yang mendorongnya untuk belajar mesin motor.

Caranya cukup unik. Doi bongkar motor miliknya, dan coba masang kembali. Kalo nggak bisa, doi rela bawa motor plus semua spare part yang tercerai berai ke bengkel terdekat untuk diperbaiki. Selama montir memperbaiki, dengan seksama doi memperhatikan. Cara unik ini dilakukannya beberapa kali. Sampe doi ngerti betul struktur dan letak spare part dalam mesin. Hasilnya, doi pernah ‘merakit’ kembali motor saya yang hancur tertabrak mobil.

Pren, ini cuman contoh kecil aja. Betapa kerja keras, kerja cerdas, dan kerja Ikhlas sangat diperlukan untuk meraih kesuksesan. Sekarang, mana yang mau kita tunjukkin atas setiap tugas yang kita pikul. Baik di sekolah, kampus, tempat kerja, atau di lingkungan keluarga. Result atau reason?[]

About Hafidz341

Seorang islamic writepreneur yang suka menulis ttg dunia remaja dan Islam. Saat ini memegang amanah Pimpinan Redaksi Majalah Remaja Islam Drise (http://drise-online.com). Selain penulis, jebolan STIKOM Binaniaga Bogor ini juga dikenal sebagai praktisi internet dan sosmed marketing serta owner Ghofaz Computer.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Follow me on Twitter

%d blogger menyukai ini: