//
you're reading...
Liputanku

Training Jurnalistik Ponpes Darunnajah Cipining

Media massa nggak cuman jadi sumber informasi. Bisa juga sebagai wadah aktualisasi diri. Terutama bagi remaja yang lagi getol-getolnya menggali potensi. Siapa yang nggak seneng kalo hasil karya tulisnya dipublikasi dan dapet apresiasi dari yang baca. Berangkat dari pemikiran itulah pengurus ponpes Darunnajah Cipining ngadain training pers dan jurnalistik pada hari Sabtu, 23 Agustus 2008 lalu.

Bertempat di aula ponpes, peserta lumayan memadati ruangan. Meski nggak sampe rebutan oksigen sih. Tapi cukup menggambarkan besarnya ketertarikan peserta terhadap dunia jurnalistik. Malah, pesertanya nggak cuman santri atau santriwati ponpes lho. Ada juga dari sekolah lain setingkat SMA yang diundang oleh panitia. Pesertanya kurang lebih 150 orang dengan perbandingan ikhwan/akhwat 1:2.

Materi pertama yang disajikan seputar fotografi. Hadir sebagai pemateri adalah mbak…. Yang udah malang melintang di dunia potret-memotret. Nggak cuman dapet informasi berharga seputar dunia fotografi, peserta juga diajak untuk mempraktekkan teknik memotret obyek. Baik dengan camera ponsel, camera digital biasa, sampe camera digital profesional yang harganya lima jeti.

Materi kedua dan ketiga berbicara seputar teknik penulisan fiksi dan non fiksi. Kang Hafidz dari Bukamata kebagian giliran berbagi informasi seputar penulisan fiksi. Dengan bantuan presentasi yang cukup menghibur tapi tetep berbobot, peserta semakin antusias untuk menyelami dunia penulisan. Apalagi kang Hafidz ngasih door prize sebuah buku penulisan bagi peserta yang karya tulisanya terbaik. Walhasil, peserta berlomba-lomba bikin tulisan seperti yang diminta pembicara. Sayangnya, door prize bukunya cuman satu. Coba lebih banyak lagi pasti asyik ya. Asyik buat peserta, buat pembicara, ketik t spasi d. Tekor dah!

Tujuan dari penyelenggaraan training ini adalah untuk mempersiapkan SDM yang akan terlibat dalam penerbitan sebuah tabloid remaja bagi pelajar se-kota Bogor. Rencananya, temen-temen di ponpse Darunnajah sendiri yang bakal terjun untuk berburu berita, reportase, wawancara, sampe nulis artikel atau cerpen. Kalo udah turun cetak, akan didistribusikan ke sekolah-sekolah. Selain sebagai ajang apresiasi pelajar terhadap dunia penulisan dan jurnalistik, tabloid ini juga bisa jadi perekat ikatan silaturahmi antar sekolah dan pelajar. Gitu deh kata Ust. Musta’in, pemred majalah Wardah yang jadi ketua panitianya.

Oke deh, semoga Allah swt ngasih kemudahan dan kelancaran untuk semua ya. Terutama penerbitan tabloid pelajarnya. Kita berharap, bakal lahi penulis-penulis muda yang nggak cuman merangkai kata menjadi sebuah tulisan yang menarik. Tapi juga mampu membubuhkan muatan dakwah Islam dalam setiap karya tulisnya. Tetep semangat dan terus berkarya!

Kalo mo liat foto-fotonya, silahkan mampir ke sini .

About Hafidz341

Seorang islamic writepreneur yang suka menulis ttg dunia remaja dan Islam. Saat ini memegang amanah Pimpinan Redaksi Majalah Remaja Islam Drise (http://drise-online.com). Selain penulis, jebolan STIKOM Binaniaga Bogor ini juga dikenal sebagai praktisi internet dan sosmed marketing serta owner Ghofaz Computer.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Follow me on Twitter

%d blogger menyukai ini: