//
you're reading...
Keep on Spirit!

Lihat Mawarnya, Bukan Durinya

Tak ada manusia yang sempurna. Rasul bilang, manusia itu tempatnya salah dan lupa. Tapi kenyataannya, tak seindah peribahasa. Terkadang kita sulit menerima kalo teman atau sahabat kita berbuat salah. Apalagi kalo kesalahan itu dalem banget menusuk hati. Pastinya jengkel dong.

Kalo perasaan jengkel cuman bermuara di hati sih gak papa. Tapi repotnya kalo rasa jengkel itu muncul dalam perilaku dan bikin kita menjauh dari temen atau sahabat kita. Meski berulang kali temen udah minta maaf, tetep aja sulit bagi kita untuk melupakan kesalahannya. Endingnya, komunikasi kita dengan temen jadi garing dan hambar. Dekat di mata jauh di hati.

Asli, makan ati banget kalo hubungan kita dengan teman gak sehat. Meski dari luar keliatan fine-fine aja, tapi bahasa hati tetep aja nggak bisa dibohongi. Tersiksa banget deh. Makanya Islam ngajarin kita untuk selalu berbaik sangka terhadap orang-orang yang dekat dengan kita. Istilah kerennya, selalu positif thinking alias berpikir positif. Biar emosi bisa kita kendalikan.

Bunga mawar itu ada durinya. Dan kalo durinya menusuk jari kita, lumayan bikin kita meringis. Meski begitu, kita nggak pernah ’musuhan’ ama bunga mawar. Malah kita menobatkannya sebagai simbol rasa cinta. Itulah hasilnya ketika kita memusatkan perhatian pada keindahan bunganya, bukan durinya.

Begitu juga saat kita berhubungan dengan manusia. Kita boleh bete kalo ada temen yang berbuat salah. Tapi nggak harus jadi alasan untuk merenggangkan hubungan. Mengingat-ingat perbuatan baiknya bisa bikin hati kita nyaman dibanding menggarisbawahi kesalahannya. Setelah itu, kita akan lebih bisa menerima penjelasannya. Dan hubungan persahabatan pun akan tetep harmonis. So, kalo ada teman yang berbuat salah, maafkan dan lupakan. Pusatkan perhatian kita pada perbuatan baiknya sebelum ngasih masukan atas kesalahanya. Keep on spirit![]

About Hafidz341

Seorang islamic writepreneur yang suka menulis ttg dunia remaja dan Islam. Saat ini memegang amanah Pimpinan Redaksi Majalah Remaja Islam Drise (http://drise-online.com). Selain penulis, jebolan STIKOM Binaniaga Bogor ini juga dikenal sebagai praktisi internet dan sosmed marketing serta owner Ghofaz Computer.

Diskusi

2 thoughts on “Lihat Mawarnya, Bukan Durinya

  1. “Lewu tatau habaras bulau habusung hintan hakarangan lamiang
    “Lewu tatau dia rumpang tulang rundung raja dia kamalasu uhate”

    Salam dari tanah Borneo nan kaya raya dengan rakyat jelatanya yang kian menderita.

    Tukar link or visit : //diarypuan.wordpress.com

    Keep Rise for established Khilafah Islamiyah. Arigatou Gozaimasu.
    ~Mia Hideaki San~

    Posted by diarypuan | 16/09/2008, 01:48
  2. bagi siapa pun yang pernah merasa dekat denganku….
    http://astarisekarayu.wordpress.com

    Posted by astarisekarayu | 17/09/2008, 15:28

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Follow me on Twitter

%d blogger menyukai ini: