//
you're reading...
Buletin Bukamata

050. Ketik Reg Spasi Tekor!

“Orang waspada selalu hati-hati terhadap kemewahan dunia” (Al-Ghazaly)

“Sekarang aku mau fitness dulu, nanti setelah itu mau syuting. Besok aku kabari lagi, ya? Bye.”

Bukan main girangnya Putri Nida Khillizah saat baca sms itu. Isinya sih biasa aja, tapi siapa dulu dong pengirimnya. Agnes Monica bo! Yaps, itu sms perdana yang katanya dari Agnes setelah Putri langganan sms premium. Tau dong sms premium? Itu lho layanan sms yang tarifnya diatas normal. Mulai dari 1000 sampe 2000 rupiah/sms.

Awalnya putri nggak tertarik dengan layanan sms premium. Tapi pas tahu bisa dapet sms dari idola yang salah satunya Agnes Monica sang pujaan hati, doi langsung daftar. Esok harinya juga hari-hari berikutnya setelah dapet sms perdana dari Agnes, Putri kecewa banget. Gimana nggak, masa selama berhari-hari sms dari Agnes isinya sama dengan pesan di atas. Padahal setiap kali ia terima sms, pulsanya dipotong Rp 2.000. (koran tempo.com, 30/11/07). Tekor-tekor deh!

Memanen Harta dari Pulsa

Cukup ketik reg spasi bla…bla..bla.. kirim ke short code (biasanya 4 digit), kamu langsung bisa dapetin banyak mobile content. Mulai dari ringtone, musik, games, wallpaper, sms dari idola, ramalan cuaca eh ramalan nasib, jodoh, cinta, humor lucu, humor garing, kata-kata mutiara, sms motivasi, sampe dapet duit dan hadiah berlimpah juga ada. Apalagi, ‘serangan’ iklan sms premium kini lagi gencar-gencarnya nongol di layar kaca. Nggak siang, nggak malem, ada aja. Meski udah pindah chanel, iklan sms premium nggak pernah ketinggalan.

Berdasarkan survei AC Nielsen Media Research Indonesia terbaru – dalam enam bulan pertama tahun 2008 saja belanja iklan aneka layanan sms premium naik sebesar 81% dibanding periode yang sama tahun 2007. AC Nielsen menghitung, belanja iklan ini SMS di seluruh media pada semester I tahun 2008 mencapai Rp. 556 miliar. Sementara belanja iklan yang sama pada semester I tahun 2007 nilainya Rp. 307 miliar. (sugeng-pribadi.blogspot.com, 13/08/08).

Gencarnya layanan sms premium sebanding dengan semakin melonjaknya jumlah pengguna telepon seluler. Kian hari, belanja pulsa seolah menjadi kebutuhan primer keempat setelah sandang, pangan, dan papan. Terutama di kalangan remaja, ponsel dan pulsa udah jadi bagian dari keseharian mereka. Menurut hasil survei biaya hidup mahasiswa DIY tahun 2008 terungkap, Sekitar 99 % mahasiswa yang belajar di Yogyakarta mempunyai ponsel. Sebanyak 80 % digunakan untuk SMS. Otomatis, pengeluaran untuk membeli pulsa pun membengkak. Bahkan melebihi alokasi untuk beli buku-buku kuliah. Pengeluaran untuk pulsa rata-rata Rp 90.200/bulan, sedang untuk membeli buku pelajaran sebesar Rp 39.750/bulan. (Detikinet.com, 25/11/08)

Bisnis layanan sms premium emang lahan basah untuk mengeruk keuntungan bagi operator seluler yang menyediakan jaringan, content provider yang menyediakan layanan program, dan pihak televisi sebagai penyelenggara acara. Menurut catatan detikINET, (19/2/2007), layanan SMS premium itu ngasih untung setiap operator seluler rata-rata 15-20 % dari pendapatannya. Hal ini dikuatkan oleh Purwo Handoko, salah satu penyelengara program Love 100%. Jumlah sms masuk dalam layanan sms premium yang menguji kadar cinta seseorang dengan pasangannya ini sehari rata-rata ratusan. Dalam sebulan, bisa meraup untung rata-rata Rp. 2 Miliar. (Kompas, 04/05/08)

Sementara menurut Daniel Hartono, Project Director Indonesian Idol, dalam satu musim kontes, jumlah total SMS yang masuk berkisar 6 juta-7 juta. SMS ini berjenis premium dengan tarif Rp 2.000. Dengan demikian, uang yang berputar dari SMS saja mencapai Rp 12 miliar-Rp 14 miliar per musim kontes. (Kompas, 06/04/08). Siapa yang nggak ngiler!

Sekali Daftar Susah Keluar

Yang bikin bete, ada aja layanan sms premium yang mengecewakan pelanggan. Pas kita daftar, responnya cepet banget. Eh giliran mau berhenti langganan, susahnya minta ampun. Meski udah ketik unreg berkali-kali, tetep aja masih dikirimin sms premium yang lumayan nyedot pulsa itu. Menurut Miftadi Sudjai, dosen Teknik Elektro STT Telkom Bandung, dari penelitian yang dilakukan mahasiswanya terhadap 210 pelanggan prabayar berbagai operator di Bandung, selama Desember 2005 silam ternyata separo responden masih dikirimi SMS Premium meski mereka sudah membatalkan layanan berlangganan. Makanya jangan asal daftar pren!

Daripada pulsa abis nggak jelas, banyak konsumen yang akhirnya gonta-ganti pasangan, eh kartu seluler. Apalagi harga kartu perdana murah. Nggak heran kalo tingkat churn rate (kartu hangus) pada kartu prabayar di Indonesia sangat tinggi, jauh di atas rata-rata negara-negara lain di kawasan Asia Pasifik. Berdasarkan survey terhadap 100 pelanggan selular, hasilnya membuktikan 25% pengguna mengganti nomor HP sebagai akibat dari susahnya UNREG layanan premium. Tuh kan!

Emang sih, cuman segelintir perusahaan penyedia content aja yang nakal. “Dari 250-an content provider, hanya 10 perusahaan yang tergolong meresahkan dan sering mendapat komplain pelanggan,” ujar Heru, anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI). Meski begitu, kita tetep kudu hati-hati. Jangan sampe mudah tergoda, lalu coba-coba, akhirnya kecewa. Capek deh!

Bukan Sekedar UNREG

Bukan cuman pulsa yang terkuras atau prosedur UNREG yang ribet, layanan sms premium juga bisa meracuni mental dan akidah kita sebagai seorang muslim. Coba kita lihat:

Pertama, menanamkan gaya hidup konsumtif. Iklan-iklan sms premium yang provokatif gencar manas-manasin pengguna ponsel. Kayanya keren kalo punya ringtones yang gokil, games yang baru, atau dapet sms dari seleb idola. Padahal itu semua nggak penting-penting amat. Cuman kesenangan yang memuaskan diri sendiri aja. Yaps, itulah yang dibidik oleh pelaku bisnis sms premium. Kita diajak untuk menjadikan keinginan bersenang-senang sebagai kebutuhan yang mesti dipenuhi. Akhirnya, kita akan kebawa arus hidup hedonis yang memuja kesenangan dunia dan melupakan kehidupan akherat. Selalu ada uang untuk beli pulsa dan sms-an, tapi giliran untuk infak atau sedekah, seret banget ngeluarinnya.

Kedua, judi terselubung. Nggak sedikit kuis berhadiah yang menjanjikan hadiah mobil, motor, handphone, termasuk uang. Kita cuman diminta kirim sms jawaban pertanyaan super gampang sebanyak mungkin terus bermimpi kita terpilih sebagai pemenang. Padahal saat kita kirim sms sama dengan pasang taruhan. Penyelenggara alias bandar menyisihkan secuil keuntungan dari sms premium sebagai hadiah. Kondisi ini termasuk judi yang didefinisikan segala permainan yang mengandung unsur taruhan (harta/materi) dimana pihak yang menang/untung mengambil harta/materi dari pihak yang kalah/rugi. (khilafah1924.org) Makanya MUI mengfatwakan kalo kuis sms berhadiah itu haram. Catet tuh!

Ketiga, content ‘sampah’. Ups!  Sorry ya kalo kedengerannya kasar. Bukan apa-apa, abis bete juga ngeliat iklan sms premium yang menawarkan content yang nggak mendidik (bahkan merusak). Mulai dari gambar porno, humor cabul, atau gosip murahan. Semuanya dijajakan dengan bebas. Content model gini yang ikut melestarikan budaya mesum dan budaya gosip yang tercela di lingkungan sekitar kita.

Keempat, merusak akidah. Ini yang ditawarkan oleh sms premium yang isinya ramalan nasib. Nggak penting dari siapa sms itu berasal. Mau dari peramal populer kek, paranormal yang menguasai kitab primbon kek, atau pesulap modern yang bisa baca pikiran orang. Bagi kita sebagai muslim, ikut sms ramalan itu sama dengan mendatangi peramal yang dibenci Allah swt. Rasul bersabda:

“Siapa yang datang kepada tukang tebak dan menanyakan sesuatu lalu dipercayainya, maka tidak diterima sembahyangnya empat puluh hari.” (HR. Muslim).

Tetep Waspada!

Pren, banyak cara dilakukan oleh orang-orang kafir untuk menggoda umat agar mau ngikutin gaya hidup mereka. Kepercayaan terhadap ramalan bintang, ramalan nasib, atau klinik dan mistik dikemas dalam hiburan dan tren yang seolah nggak ada masalah. Begitu juga dengan judi jadi-jadian yang berwujud kuis sms berhadiah dianggap hanya permainan untung-untungan dan normal aja kalo mau ikutan. Padahal itu jelas-jelas bertentangan dengan keyakinan kita. Allah swt mengingatkan:

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)”. dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. (QS. Al-Baqârah [02]: 120)

Bukannya kita mau ngejelek-jelekin layanan sms premium lho. Kita cuman mau ngingetin, kalo bisnis sms premium yang lahir dari rahim kapitalis sekuler sering kali nggak mikirin dampak buruknya bagi masyarakat. Yang dicari cuman untung doang. Sementara gaya hidup konsumtif, judi terselubung, kontent cabul, atau ramalan yang menyesatkan nggak masuk hitungan. Makanya keren banget kalo kalo pemerintah peduli dengan kondisi ini lalu menertibkannya. Karena emang seharusnya pemerintah melindungi dan menjaga kemurnian akidah dan kemuliaan akhlak umat. Rasulullah saw bersabda:

Dan imam (pemimpin) adalah raa’i (pengatur dan pengelola), dan ia dmintai pertanggungjawaban atas orang yang dipimpinnya itu (HR Muslim).

Berkaitan dengan tugas ri’ayah (penjaga, pemelihara, dan pengatur rakyatnya) inilah, ada baiknya kita menyimak nasihat al-Hasan ibn Abu al-Hasan al-Bashri kepada Umar ibn Abd al-Aziz ketika diangkat menjadi khalifah. Ulama besar Basrah itu pun berkata: ”Wahai Amir al-Mu’minin, imam yang adil itu bagaikan seorang penggembala yang menyayangi hewan piaraannya. Ia senantiasa mencarikan padang rumput terbaik, menyingkirkan segala yang membahayakan, dan melindunginya dari hewan buas yang akan menerkamnya, serta tidak membiarkannya kepanasan”.

Biar nggak jadi korban, kita Jangan mudah tergiur promosi dan hadiah dari sms premium. Pikir pikir sampe mateng. Kalo perlu sampe gosong. Tanya ama diri sendiri, apa bener kita perlu dengan content sms yang ditawarkan atau cuman kemakan iklan. Dan yang paling penting, jangan sampe kita tekor dunia akherat dengan daftar sms ramalan nasib, horoscope, atau mengadu untung dalam sms berhadiah. Mending kita bentengi akidah kita dengan mengenal Islam lebih dalam untuk menangkal serangan budaya dan pemikiran sekuler yang beredar lewat media hiburan. Yuk! [hafidz341@gmail.com]

About Hafidz341

Seorang islamic writepreneur yang suka menulis ttg dunia remaja dan Islam. Saat ini memegang amanah Pimpinan Redaksi Majalah Remaja Islam Drise (http://drise-online.com). Selain penulis, jebolan STIKOM Binaniaga Bogor ini juga dikenal sebagai praktisi internet dan sosmed marketing serta owner Ghofaz Computer.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Follow me on Twitter

%d blogger menyukai ini: