//
you're reading...
Keep on Spirit!

Seorang yang NANTI akan menikmati hidupnya

image Dikisahkan, ada seorang pemuda yang memiliki tekad besar untuk sukses, baginya hidup adalah perjuangan yang tiada henti, untuk bersenang-senang adalah hal yang tak pernah terpikir olehnya.

Pada saat ia bekerja, ia tak pernah benar-benar menikmati hasil jerih payahnya, hidupnya hanya untuk bekerja dan bekerja, ketika hal itu dipertanyakan, ia mengatakan"Sekarang, bukan saatnya menikmati hidup, kerja keras dulu, saya harus berhasil menjadi manager dulu" katanya.

Ketika ia telah menjadi menager, ia masih dengan argument yang sama "Sekarang, bukan saatnya untuk menikmati hidup, saya harus menyiapkan dana untuk menikah nantinya", ketika ia telah menikah, ia mengatakan bahwa ia harus menyiapkan biaya kelahiran anaknya, setelahnya ia harus menyiapkan pendidikan anaknya, lalu persiapkan pernikahan anaknya, lalu biaya usaha untuk anaknya dan seterusnya.

Akhirnya, di pusaranya tertulis sebuah kalimat "Telah terbaring dengan damai seorang yang NANTI akan menikmati hidupnya"

Pren, kita hidup bukan untuk mengejar materi. Meski materi cukup berarti dalam menopang hidup kita. Kita hidup untuk mengumpulkan bekal akhirat. Dan materi bukan satu-satunya bekal akhirat. Jangan biarkan hidup kita digadaikan untuk materi. Karena materi semakin dikejar semakin jauh. Ibarat orang haus, meminum air laut untuk menghilangkan dahaganya. Tak pernah terpuaskan. So, letakkanlah materi di tangan kita agar bisa kita kendalikan. Bukan di hati yang bisa mengendalikan kita. Materi adalah budak, dan kita majikannya. Bukan sebaliknya. Keep on spirit! [341]

About Hafidz341

Seorang islamic writepreneur yang suka menulis ttg dunia remaja dan Islam. Saat ini memegang amanah Pimpinan Redaksi Majalah Remaja Islam Drise (http://drise-online.com). Selain penulis, jebolan STIKOM Binaniaga Bogor ini juga dikenal sebagai praktisi internet dan sosmed marketing serta owner Ghofaz Computer.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Follow me on Twitter

%d blogger menyukai ini: