//
you're reading...
Inspirasi Pagi

Inspirasi Pagi: Pahlawan Tak Dikenal

Assalamu’alaykum Sahabat, dalam sebuah pertempuran yang dipimpin Maslamah bin ABdul Malik, pasukan Islam kewalahan menaklukkan sebuah benteng pertahanan. Hingga muncul seorang prajurit tak dikenal, berhasil masuk benteng, dan menjadi wasilah kemenangan Islam. Maslamah hendak memberikan penghargaan dan gelar pahlawan pada prajurit itu. Tapi tidak ada yang mengetahui siapa gerangan. Sampai seorang tamu yang mengetahui identitas pahlawan tak dikenal itu mendatangi kemah Maslamah. Dia mengatakan, ada 3 persyaratan yang diminta oleh pahlawan tak dikenal itu sebelum dibeberkan siapa orangnya. Pertama, agar namanya tidak disebutkan dalam surat kepada khalifah. Kedua, agar tidak memerintahkan siapa pun untuk memberinya hadiah. Ketiga, agar tidak ditanya darimana asal- usul sukunya. Maslamah menyanggupi, tamu itu pun berkata, “Akulah orangnya!”

Bagi seorang muslim, keridhaan Allah dan surgaNya lebih utama dari sekedar gelar pahlawan. Jika Allah jadi tujuan perbuatan, untuk apa kita umumkan setiap kebaikan. Karena Dia yang Maha Tahu, tak akan salah memberikan penghargaan dan kemuliaan.

“Hai orang-orang beriman barang siapa menolong agama Allah, maka Allah akan menolongnya dan meneguhkan kedudukannya” [QS: Muhammad 7]

Dalam sebuah hadist, Abu hurairah meriwayatkan, ‘Aku mendengar Rasulullah bersabda, “Sungguh manusia yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat ialah seorang lelaki yang gugur mati syahid. Ia pun didatangkan, lalu ditunjukkan kepadanya nikmat-nikmatnya dan ia pun mengetahuinya. Kemudian ditanyakan kepadanya,’apakah yanng telah engkau perbuat untuk mendapatkannya?’ Ia menjawab,aku telah berperang karena-Mu hingga aku mati syahid. Allah berfirman,”Kamu bohong. Kamu berperang hanya agar dikatakan bahwa kamu ialah seorang pemberani, dan telah dikatakan seperti itu. Lantas ia pun dibawa dan diseret atas wajahnya lalu dilemparkan kedalam neraka.(HR. Muslim)

Perjuangan seorang muslim semata-mata karena dorongan akidah Islam dan mencari keridhaan Allah SWT semata. Dia tidak berjuang membela ashobiyah, fanatisme kelompok, golongan, kesukuan, kebangsaan dan nasionalisme. Karena itu semua hanya menjadikan amal pengorbanannya sia-sia disisi Allah SWT. Selamat menjadi bagian dari para pejuang Islam..[341]

Jika Suka dengan inspirasi pagi di atas, silahkan:
Add pin BB: 326DD797
Like: http://facebook.com/hafidz341.page
Follow: http://twitter.com/hafidz341
Visit: http://dakwahsekolah.com/

About Hafidz341

Seorang islamic writepreneur yang suka menulis ttg dunia remaja dan Islam. Saat ini memegang amanah Pimpinan Redaksi Majalah Remaja Islam Drise (http://drise-online.com). Selain penulis, jebolan STIKOM Binaniaga Bogor ini juga dikenal sebagai praktisi internet dan sosmed marketing serta owner Ghofaz Computer.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Follow me on Twitter

%d blogger menyukai ini: