//
you're reading...
Inspirasi Pagi

Hanya Ada di Sini…..

hafidz341 | Islamic writepreneur | Buih di lautanHANYA ADA DI SINI

Hanya ada di sini,
Orang bebas azan dicampur nyanyian gereja,
Lalu tepuk tangan gemuruh, tanpa merasa salah,
Dan kitapun diam dan melupakan itu

Hanya ada di sini
Mahasiswa perguruan tinggi Islam mengikuti missa di gereja atas nama toleransi, bangga tanpa merasa bersalah.
Dan kitapun diam dan melupakan itu

Hanya ada di sini,
Kertas Alqur’an dibuat terompet, di jual dengan bebas, lalu ketika ditanya maaf tidak sengaja.
Dan kitapun diam dan melupakan itu

Hanya ada di sini,
Negeri mayoritas umat islam, masjidnya dibakar, lalu sang propokator bukannya dihukum, tapi dijamu di istana.
Dan kitapun diam dan melupakan itu

Hanya ada di sini,
AlQur’an dibaca dengan senandung yang membuat telinga muak mendengarnya, dan mereka mengganggapnya seni.
Dan kitapun diam dan melupakan itu

Hanya ada di sini,
Tabligh akbar dilarang di Monas, sedang pesta tahun baru bukan hanya diizinkan, tapi digelar dengan biaya Negara.
Dan kitapun diam dan melupakan itu

Hanya ada di sini,
Sekelompok orang menangkap orang dikira teroris. Setelah mengalami tekanan mental ternyata salah tangkap, cukup mengatakan ‘minta maaf’.
Dan kitapun diam dan melupakan itu

Hanya ada di sini,
Seseorang dituduh korupsi terhadap uang yang tak perna diambilnya dan tak terbukti merugikan negara tapi dibui belasan tahun, sedang yang sudah benar benar terbukti merugikan negara hanya dihukum 4 tahun.
Dan kitapun diam dan melupakan itu.

Hanya ada di sini,
Negara mengemis kepada rakyat, Sehingga terpaksa menyumbang setiap pembelian se-liter bahan bakar.
Dan kitapun diam dan melupakan itu

Hanya ada di sini,
Di negeri yang kaya dan makmur, tapi menjadi pengemis di rumah sendiri. Kekayaannya hanya dinikmati segelintir orang.
Dan kitapun diam dan melupakan itu

Hanya ada di sini,
Sejadah yang sejatinya digunakan untuk melaksanakan shalat, tapi dipakai sebagai alas tarian bali yangmempertontonkan aurat. Penyelenggara cukup mengatakan maaf. Tidak ada unsur kesengajaan.
Dan kitapun diam dan melupakan itu

Mana Hamzah dan Khubaib yang tidak rela kalau tubuh Rasulullah yang mulia tersakiti walau hanya tertusuk duri

Mana Muhammad bin Maslamah, Abbad bin Bisyr, harits bin Auts dan Abu Abbas bin Habar yang menyangggupi permintaan Rasulullah saw untuk membunuh Kaab bin Asyraf, pemimpin Yahudi yang selalu menyakiti Rasulullah saw

Di mana khalifah Mu’tashim billah yang mengirim ribuan pasukan yang kuat hanya untuk menyelamatkan seorang wanita yang berteriak meminta pertolongan berada di penjara Rumawi.

Di mana shahabat yang langsung menusuk seorang yahudi dari bani musthaliq yang mencoba menista muslimah, lalu setelah itu seluruh yahudi bani musthaliq diusir dari madinah

Mana Shalahuddin pembebas Palestin dari kekejaman kaum Salib

mana Muhammad Al Fatih penakluk Konstatinopel,

Mana mereka?
Sepertinya kita adalah buih di lautan. Banyak tapi tak berdaya. Hidangan lezat yang disantap dengan lahap.
Wallahul Musta’an

Natar, Lampung, Selasa 5 Januari 2016

#Ustadz Komiruddin Imron

About Hafidz341

Seorang islamic writepreneur yang suka menulis ttg dunia remaja dan Islam. Saat ini memegang amanah Pimpinan Redaksi Majalah Remaja Islam Drise (http://drise-online.com). Selain penulis, jebolan STIKOM Binaniaga Bogor ini juga dikenal sebagai praktisi internet dan sosmed marketing serta owner Ghofaz Computer.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Follow me on Twitter

%d blogger menyukai ini: